Senin, 26 November 2012

Tipe – Tipe Budaya Politik di Indonesia



Budaya politik sangat erat dalam pemerintahan,ataupun yang lainnya Dalam tipe budaya politik, Morton Davies berpendapat bahwa buaya politik apat diklasifikasikan sebagai berikut :
  • Budaya Politik Parokial - Budaya politik parokial sering diartikan sebagai budaya politik yang sempit. Dikatakan sempit karena, orientasi individu atau masyarakat masih sangat terbatas pada ruang lingkup yang sempit. Orientasi dan peranan yang dimainkan masih terbatas kepada lingkungan atau wilayah dimana ia tinggal. Dengan perkataan lain, persoalan-persoalan di luar wilayahnya tidak diperdulikan. Ciri dari budaya politik ini adalah sebagai berikut :
    • Tipe budaya politik yang orientasi politik individu dan masyarakatnya masih sangat rendah. Hanya terbatas pada satu wilayah atau lingkup yang kecil atau sempit.
    • Individu tidak mengharapkan apapun dari sistem politik.
    • Tidak ada peranan politik yang bersifat khas dan berdiri sendiri.
    • Biasanya terdapat pada masyarakat tradisional.
  • Budaya Politik Subyek - Tipe budaya politik subyek agak lebih baik dari tipe pertama. Masyarakat atau individu yang bertipe budaya politik subyek, telah memiliki perhatian, minat terhadap sistem politik. Hal ini diwujudkan dengan berbagai peran politik yang sesuai dengan kapasitasnya. Namun peran politik yang dilakukannya masih terbatas pada proses output sistem politik. Ciri budaya politik ini adalah sebagai berikut :
    •  Masyarakat dan individunya telah mempunyai perhatian dan minat terhadap sistem politik
    • Meski peran politik yang dilakukannya masih terbatas pada pelaksanaan kebijakan-kebijakan pemerintah dan menerima kebijakan tersebut dengan pasrah.  
    • Tidak ada keinginan untuk menilai , menelaah atau bahkan mengkritisi.
  • Budaya Politik Partisipan - Tipe inilah yang sangat ideal. Mengingat individu anggota masyarakat telah memiliki perhatian, kesadaran, minat serta peran politik yang sangat berspektrum luas. Ia mampu memainkan peran politik dalam berbagai dimensinya yakni proses input dan output.
    Ciri-ciri dari budaya politik ini adalah sebagai berikut:
    •  Merupakan tipe budaya yang ideal
    • Individu dan masyarakatnya telah mempunyai perhatian, kesadaran dan minat yang tinggi terhadap politik pemerintah.
    • Individu dan masyarakatnya mampu memainkan peran politik baik dalam proses input (berupa pemberian dukungan atau tuntutan terhadap sistem politik) maupun dalam proses output (melaksanakan, menilai dan mengkritik terhadap kebijakan dan keputusan politik pemerintah).




Comments
0 Comments

0 komentar:

Poskan Komentar

Terimakasih telah berkunjung ke SYAHRI93'S BLOG. Silahkan Copy kode berikut dan Paste di blog kamu untuk saling bertukar link !!