Minggu, 25 November 2012

Klasifikasi Hukum



Assalamualaikum ...
selamat pagi, kali ini Syahri93 ingin share  tengtang klasifikasi hukum , semoga saja artikel ini bisa membantu. Jagan lupa kritik, saran dan atau komentarnya.


1. Pembagian Hukum Menurut Asasnya
  • Menurut sumbernya;
  • Menurut bentuknya
  • Menurut tempat berlakunya
  • Menurut waktu berlakunya
  • Menurut cara mempertahankannya
  • Menurut sifatnya
  • Menurut wujudnya
  • Menurut isinya
2. Pembagian Hukum Menurut Sumbernya
    • Hukum undang-undang, yaitu hukum yang tercantum dalam peraturan perundang -undangan
    • Hukum kebiasaan (adat) yaitu hukum yang terletak dalam peraturan-peraturan kebiasaan (adat)
    • Hukum traktat, yaitu hukum yang ditetapkan oleh negara-negara didalam suatu perjanjian (traktat)
    • Hukum yurisprudensi, yaitu hukum yang terbentuk karena keputusan hakim
3. Pembagian Hukum Menurut Bentuknya
    • Hukum Tertulis, yaitu hukum yang dicantumkan dalam berbagai peraturan perundangan. Hukum tertulis ter bagi menjadi 2 yaitu :
      •  Hukum tertulis yang telah dikodifikasikan, seperti Kitab Undang - Undang Hukum Perdata (1848) dan Kitab Undang - Undang Hukum Pidana (1918). Kodifikasi ialah pembukuan bahan-bahan hukum yang sejenis secara sistemats dan lengkap dalam satu kitab undang-undang.
      • Hukum tertulis yang belum dikodifikasikan, seperti hukum perkoperasian, hak paten, hak cipta, hukum agraria, dan lain-lain.
    • Hukum Tidak Tertulis, yaitu hukum yang masih hidup dalam keyakinan masyarakat tapi tidak tertulis (disebut hukum kebiasaan).
4. Pembagian Menurut Tempat Berlakunya
    • Hukum nasional, yaitu hukum yang berlaku dalam suatu negara.
    • Hukum internasional, yaitu hukum yang mengatur hubungan hukum dalam dunia internasional
    • Hukum asing, yaitu hukm yang berlaku dalam negara lain.
    • Hukum gereja, yaitu kumpulan norma-norma yang ditetapkan oleh gereja untuk para anggotanya.
5. Pembagian Hukum Menurut Waktu Berlakunya
    • Ius Constitutum (Hukum Positif), yaitu hukum yang berlaku sekarang bagi suatu masyarakat tertentu dalam suatu daerah tertentu. Singkatnya : hukum yang berlaku bagi suatu masyarakat pada suatu waktu, dalam suatu tempat tertentu. Ada sarjana yang menamakan hukum positif itu ‘Tata Hukum’.
    • Ius Constituendum yaitu hukum yang diharapkan berlaku pada waktu yang akan datang.
    • Hukum asasi (hukum alam), yaitu hukum yang berlaku dimana-mana dalam segala waktu dan untuk sega;a bangsa di dunia. Hukum ini tak mengenal batas waktu melainkan berlaku selama-lamanya (abadi) terhadap siapa pun juga di seluruh tempat.
      Ketiga macam hukum ini merupakan hukum duniawi.
6. Pembagian Hukum Menurut Cara Mempertahankan
    • Hukum Material, yaitu hukum yang memuat peraturan-peraturan yang mengatur kepentingan-kepentingan dan hubungan yang berwujud perintah-perintah dan larangan-larangan.
      Contoh Hukum Materiill : Hukum Pidana, Hukum Perdata, Hukum Dagang, dan lain-lain. Jika orang berbicara tentang hukum pidana, hukum perdata, maka yang dimaksudkan ialah Hukum Pidana Materiil dan Hukum Perdata Material
    • Hukum Formal (hukum proses atau hukum acara) yaitu hukum yang memuat peraturan-peraturan yang mengatur bagaimana cara-cara melaksanakan dan mepertahankan hukum material atau peraturan-peraturan yang mengatur bagaimana cara-cara mengajukan sesuatu perkara ke muka pengadilan dan bagaimana cara-cara hakim memberi keputusan. Contoh Hukum Formal : Hukum Acara Pidana dan Hukum Acara Perdata.
7.Pembagian Hukum Menurut Sifatnya
    • Hukum yang memaksa, yaitu hukum yang dalam keadaan bagaimana pun juga harus dan mempunyai paksaan mutlak. 
    • Hukum yang mengatur (hukum pelengkap), yaitu hukum yang dapat dikesampingkan apabila pihak-pihak yang bersangkutan telah membuat peraturan sendiri dalam suatu perjanjian.
8. Pembagian Hukum Menurut Wujudnya
    • Hukum obyektif, yaitu hukum dalam suatu negara yang berlaku umum dan dan tidak mengenai orang atau golongan tertentu. Hukum ini hanya menyebut peraturan hukum saja yang mengatur hubungan hukum antara dua orang atau lebih.
    • Hukum subjektif, yaitu hukum yang timbul dari hukum objektif dan berlaku terhadap seseorang tertentu atau lebih. Hukum subjektif disebut jua hak.
9. Pembagian Hukum Menurut Isinya
    • Hukum Privat (Hukum Sipil), yaitu hukum yang mengatur hubungan-hubungan antara orang yang satu dengan orang yang lain, dengan menitikberatkan kepada kepentingan perseorangan.
    • Hukum Publik (Hukum Negara), yaitu hukum yang mengatur hubungan antara negara dengan alat-alat perlengkapannya atau hubungan antara negara dengan perseorangan (warga negara)

Rujukan: Drs. C. S. T. Kansil, S. H., Pengantar Ilmu Hukum Indonesia., Rineka Cipta, 2011




    Comments
    0 Comments

    0 komentar:

    Poskan Komentar

    Terimakasih telah berkunjung ke SYAHRI93'S BLOG. Silahkan Copy kode berikut dan Paste di blog kamu untuk saling bertukar link !!